.showpageArea a { text-decoration:underline; } .showpageNum a { text-decoration:none; border: 1px solid #cccccc; margin:0 3px; padding:3px; } .showpageNum a:hover { border: 1px solid #cccccc; background-color:#cccccc; } .showpagePoint { color:#333; text-decoration:none; border: 1px solid #cccccc; background: #cccccc; margin:0 3px; padding:3px; } .showpageOf { text-decoration:none; padding:3px; margin: 0 3px 0 0; } .showpage a { text-decoration:none; border: 1px solid #cccccc; padding:3px; } .showpage a:hover { text-decoration:none; } .showpageNum a:link,.showpage a:link { text-decoration:none; color:#333333; }

Hubungan Mikrobiologi dengan Bidang Lingkungan

Tafshare - Selamat pagi semuanya... Kemarin kan sudah membahas Hubungan Mikrobiologi dengan Bidang Pertanian. Nah, sekarang kita akan membahas hubungannya denga tempat sekitar kita, yaitu lingkungan. Lingkungan ini menjadi tempat kita bernaung, kita berpijak dan kita hidup. Kita yang berada di lingkungan dan kita juga yang membuat lingkungan itu seperti apa. Jadi kalau kita tidak mengenal lingkungan kita, kita mungkin tidak akan memperhatikan hal - hal yang bermanfaat seperti bakteri.

Mikroorganisme yang ada di lingkungan sangat berperan dalam perputaran/siklus materi dan energi terutama dalam siklus biogeokimia dan berperan sebagai pengurai (dekomposer). Mikroorganisme tanah berfungsi merubah senyawa kimia dalam tanah, terutama pengubahan senyawa organik yang mengandung karbon, nitrogen, sulfur, dan fosformenjadi senyawa organik dan bisa menjadi nutrien bagi tumbuhan. Mokroorganisme pada lingungan alami juga dapat digunakan sebagai indikator baik buruknya kualitaslingkungan, baik perairan ataupun terestrial. Bakteri adalah mahluk hidup terbanyak yang hidup di dunia sekaligus organisme tertua. Mikrobia diperairan ternyata memiliki peranan yang sangat penting dalam lingkungan kita. Secara luas metri yang dapat dilepaskan dan diikat oleh mikroorganisme berupa gas N2 dan CO2 dalam bentuk minera. CO2 ini kemudian diikiat dan dirubah menjadi biomassa bakteri yang dapat dimanfaatkan oleh mikroorganisme lain atau metazoa.

Kemampuan mikroorganisme untuk mengikat materi organik dan menguraikannya merupakan basis begi pengembangan teknologi untuk memperbaiki kualitas air minum dan perairan. Mikroorganisme memiliki kemampuan memperbaiki (bioremiditation) dan menghilangkan kontaminan dari lingkungankhususnya air yang terpolusi karena memiliki kemampuan sebagai mineralizer. Banyak kontaminan di perairan seperti limbah industri, rumah tangga, pertanian, pestisida dan antibiotik yang dapat di degredasi oleh mikroorganisme. Dengan pengembangan mikrobiologi perairan berbasisi bioteknologi diharapkan diketahui fungsi dan struktur mikroorganisme di daerah perairan. Berbakal pengetahuan tersebut maka diharapkan dapat dimanfaatkan untuk memperbaiki (bioremiditation) permasalahan semakin buruknya kualitas lingkungan, khususnya perairan Indonesia sebagai SDA yang sangat fital.

Itulah sekilas manfaat dari mikroorganisme di lingkungan kita. Mikroorganisme juga ada yang memberikan dampak buruk bagi kita. Hanya saja jika kita telah belajar cara mensikapinya kita pastilah tidak akan terlalu khawatir dengan bakteri. Mungkin sekian untuk hari ini. Terimakasih...

Semoga Barokah :D

0 komentar:

Post a Comment

luvne.com ayeey.com cicicookies.com mbepp.com kumpulanrumusnya.com.com tipscantiknya.com