.showpageArea a { text-decoration:underline; } .showpageNum a { text-decoration:none; border: 1px solid #cccccc; margin:0 3px; padding:3px; } .showpageNum a:hover { border: 1px solid #cccccc; background-color:#cccccc; } .showpagePoint { color:#333; text-decoration:none; border: 1px solid #cccccc; background: #cccccc; margin:0 3px; padding:3px; } .showpageOf { text-decoration:none; padding:3px; margin: 0 3px 0 0; } .showpage a { text-decoration:none; border: 1px solid #cccccc; padding:3px; } .showpage a:hover { text-decoration:none; } .showpageNum a:link,.showpage a:link { text-decoration:none; color:#333333; }

Manfaat Mempelajari Sejarah Perkembangan Mikrobiologi


Tafshare - Sebelumnya kita telah membahas mengenai Apa yang dipelajari Mikrobiologi?. Nah, sekarang mungkin sedikit banyak melanjutkan mengenai Manfaat Mempelajari Sejarah Perkembangan Mikrobiologi. Mengapa? karena dengan mengetahui sejarah awal pekembangannya, kita bisa mengetahui sebab hadirnya ilmu ini dan bertahan sampai sekarang.

Mikrobiologi merupakan cabang ilmu biologi yang khusus mempelajari jasad-jasad renik. Mikrobiologi berasal dariu bahasa Yunani (micros: kecil, bios: hidup, dan logos: pengetahuan) sehingga secara singkat dapat diartikan bahwa mikrobiologi adalah ilmu yang mempelajari tentang makhluk-makhluk hidup yang kecil-kecil. Makhluk-makhluk hidup yang kecil-kecil tersebut disebut juga dengan mikroorganisme, mikrobia, mikroba, jasad renik atau prostista. Sehingga dapat dijelaskan bahwa Mikrobiologi adalah ilmu yang mempelajari tentang makhluk hidup (organisme) berukuran sangat kecil atau biasa disebut mikroorganisme. Mikriloorganisme meliputi protozoa, algae (ganggang), fungi (jamur), lichenes, bakteri, dan virus. Keseluruhan mikroorganisme tersebut berpengaruh penting pada pertanian ataupun perikanan.

Mikrobiologi merupakan salah satu cabang ilmu biologi yang terpnting dan sangat mengasyikkan untuk dipelajari. Tidak hanya sebagai ilmu biologi dasar yang memberikan pengertian - pengertian tentang asas - asas kimia dan fisika dalam proses kehidupan, tetapi juga sebagai ilmu terapan yang penting.

Beberapa mikroorganisme dapat menyebabkan penyakit, walaupun demikian jumlahnya jauh lebih sedikit diabandingkan dengan mikroorganisme yang menguntungkan dalam arti dapat memelihara dan meningkatkan kesehatan. Mikroorganisme memiliki peranan kunci dalam menjaga, memulihkan, dan meningkatkan kualitas untuk organisme lain seperti tanaman, hewan bahkan manusia. Terdapat juga mikroorganisme yang mampu menekan populasi mokroorganisme penyebab penyakit, dan mikroorganisme yang mampu menghilangkan cemaran organik/ anorganik.

Jadi, karena kebutuhan manusia yang semakin kompleks maka ilmu ini semakin berkembang dan terus mengalami perkembangan setiap harinya. Karena ilmu ini setiap hari terus digunakan oleh para ilmuwan dan peneliti - peneliti yang mencoba mengembangkan karya - karya yang sudah ada.

mungkin sampai sini dulu penjelasannya. semoga memberikan manfaat :D
Author image
Tentang Penulis

Buhairi Rifqa Moustafid atau biasa dipanggil Taf/Moustafid/Tafid merupakan seorang mahasiswa Jurusan Perikanan dengan program studi Budidaya Perikanan Universitas Gadjah Mada. Saya merupakan orang yang masih perlu banyak belajar untuk menambah wawasan kepenulisan dan artikulasi terutama dalam bidang perikanan. Semoga tulisan - tulisan dalam blog ini bermanfaat dan dapat membuka cakrawala pembaca seputar dunia perikanan, pertanian dan kawan - kawannya. Jika ada kritik, saran, pesan, salah dan tulisan yang tidak berkenan dapat anda sampaikan melalui pesan sosial media yang tercantum. Jazakallahu khoiron katsir.

Follow me on:

0 komentar:

Post a Comment

www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net