.showpageArea a { text-decoration:underline; } .showpageNum a { text-decoration:none; border: 1px solid #cccccc; margin:0 3px; padding:3px; } .showpageNum a:hover { border: 1px solid #cccccc; background-color:#cccccc; } .showpagePoint { color:#333; text-decoration:none; border: 1px solid #cccccc; background: #cccccc; margin:0 3px; padding:3px; } .showpageOf { text-decoration:none; padding:3px; margin: 0 3px 0 0; } .showpage a { text-decoration:none; border: 1px solid #cccccc; padding:3px; } .showpage a:hover { text-decoration:none; } .showpageNum a:link,.showpage a:link { text-decoration:none; color:#333333; }

Penjelasan Mengenai Rawai Dasar Konvensional

Tafshare - Selamat pagi menjelang siang teman - tema semuanya. Pada bahasan sebelumnya kita telah menguraikan Penjelasan Mengenai Pancing Rawai Dasar (Bottom Longline)Nah, pada kesempatan kali ini kita akan menguraikan atau menjabarkan satu satu dari seiap jenis pancing dasar. Pertama ada rawai dasar konvensional.
rawai dasar yang biasa disebut pancing rawe yaitu suatu tipe rawai dasar konvensional dalam ukuran relatif kecil. Seperti halnya rawai – rawai yang telah diuraikan terdahulu pancing ini terdiri dari komponen – komponen utama. Komponen utama tersebut yaitu main line, branch line, hook, hauling line,float, stone sinkers, anchor dan cepet.
Secara keseluruhan panjang main line 225 – 250 m, yang pada jarak tiap 2,5 digantungkan branch line (panjang ±1 m) yang pada ujungnya diberi mata pancing untuk memudahkan penyimpanan (pemeliharaan) tiap 5 buah tali cabang (5 mata pancing) sebelum dipergunakan di simpan dalam wadah dibuat dari seruas bambu yang  dibelah menjadi dua yang selanjutnya yang merupakan satuan yang biasa disebut “kinting" atau katakan keranjang dalam sistem rawai tuna. Antara kinting yang satu dengan kinting yang lainnya diberi unpal (pelampung) dari seruas bambu yang banyaknya disesuaikan dengan banyaknya kinting. Pada unpal ini diikatkan dengan seutas tali, pada ujung bawahnya diberi pemberat (andem). Pada unpal ini yang dipasang paling akhir disambungkan lagi dengan unjaran (panjang 100 m) yang mengubungkan antara slambar dengan perahu. Dalam pengoperasiannya diperlukan 3 orang.
Dalam perkembangan rawai dasar tradisional ini tidak banyak mengalami perubahan. Seperti terlihat dalam gambar. Rawai dasar ini terdiri dari:
a)      Tali utama panjang seluruhnya 250m, dibuat dari bahan kuralon Ø7mm.
b)      Tali pelampung panjang 56m, bahan dari kuralon Ø7mm.
c)      Branch line terdiri dari: tali cabang bahan PE Ø3mm; kili – kili (swivel): kawat baja Ø4mm; dan mata pancing No. 4. Satu keranjang di rawai dasar tradisional ini bisa terdiri antara 60 – 100 mata pancing. Jadi yang dinamakan keranjang itu benar-benar tempat untuk menimpan lancing, bukan merupakan kesatuan sebagaimana rawai tunaseperti yang telah dikemukakan. Dalam pengoperasiannya paling tidak harus dipilih topografi dasar perairan yang rata atau kurang lebih demikian demi menghindari kemungkinan tersangkut oleh karang – karang atau benda lain yang tidak diharapkan. Hasil tangkapan terutama ikan – ikan besar seperti manyung, kakap, kerapu, lencam, pari, cucut dan ikan – ikan besar lainnya.
Mungkin sampai sini dulu potongan artikelnya. Akan saya bagikan lagi esok hari ya...

Semoga Bermanfaat dan Barokah :D
Author image
Tentang Penulis

Buhairi Rifqa Moustafid atau biasa dipanggil Taf/Moustafid/Tafid merupakan seorang mahasiswa Jurusan Perikanan dengan program studi Budidaya Perikanan Universitas Gadjah Mada. Saya merupakan orang yang masih perlu banyak belajar untuk menambah wawasan kepenulisan dan artikulasi terutama dalam bidang perikanan. Semoga tulisan - tulisan dalam blog ini bermanfaat dan dapat membuka cakrawala pembaca seputar dunia perikanan, pertanian dan kawan - kawannya. Jika ada kritik, saran, pesan, salah dan tulisan yang tidak berkenan dapat anda sampaikan melalui pesan sosial media yang tercantum. Jazakallahu khoiron katsir.

Follow me on:

0 komentar:

Post a Comment

www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net