.showpageArea a { text-decoration:underline; } .showpageNum a { text-decoration:none; border: 1px solid #cccccc; margin:0 3px; padding:3px; } .showpageNum a:hover { border: 1px solid #cccccc; background-color:#cccccc; } .showpagePoint { color:#333; text-decoration:none; border: 1px solid #cccccc; background: #cccccc; margin:0 3px; padding:3px; } .showpageOf { text-decoration:none; padding:3px; margin: 0 3px 0 0; } .showpage a { text-decoration:none; border: 1px solid #cccccc; padding:3px; } .showpage a:hover { text-decoration:none; } .showpageNum a:link,.showpage a:link { text-decoration:none; color:#333333; }

Gunung Api Aktif dalam Lautan

Sumber: global.liputan6.com
Tafshare.com - Sebelumnya kita telah membahas Fenomena Api dalam Lautan. Sekarang kita akan sedikit melanjutkan pembahasan sebelumnya mengenai adanya gunung api di lautan. Adanya gunung api yang menyemburkan lava panas dan mendidih ke luar menerjang air lautan menjadi fenomena alam yang sangat menarik. Fenomena ini juga menjadi tempat wisata tersendiri yang ingin melihat keindahannya. Namun dengan kejadian ini timbul banyak pertanyaan.

Adanya gunung berapi dalam lautan ini telah menguntungkan kehidupan di alam. Dengan menguapkan air laut, membantu siklus evaporasi dari cahaya matahari. Karena jika hanya dengan panas matahari, proses penguapan tidak sebanding dengan masuknya air ke dalam laut. Sehingga jika ini tejadi terus menerus tanpa adanya bantuan penguapan lainnya, ketinggian air laut akan segera naik dan menyebabkan daratan tenggelam. Ada sekitar 5000 gunung api aktif di lautan.

Gunung api dalam lautan juga tidak dapat menguapkan air laut dan air laut juga tidak dapat memadamkan apinya. Ini terjadi karena perbandingan yang seimbang dan dalam takaran yang sama besar. Sehingga keduannya akan terus ada tanpa melenyapkan salah satunya.

Kehidupan di gunung api bawah laut hampir sama dengan kehidupan gunung api di daratan. Perbedaannya hanyalah organisme penghuninya. Hal ini juga yang membuat keseimbangan ekosistem. Dikala tempat indah, karang, koral dan ikan di jajah oleh manusia. Di eksploitasi besar - besaran, di tempat gunung berapi aktif menjadi tempat yang aman dan terjaga. Sehingga kehidupan disini cukup indah dan masih asli belum terjamah oleh manusia.
SAKSIKANLAH VIDEO BERIKUT INI

Dengan bukti ini, apakah manusia masih senantiasa dalam keKAFIRANnya?. Jika bukti di TV saja sudah cukup untuk membuat seseorang percaya. Jika dengan Searching di Internet saja sudah meyakini kebenarannya. Lalu, bagaimana dengan Bukti yang disebutkan 1400 tahun lalau yang baru terbukti kebenarannya sekarang?. Disaat ilmu pengetahuan belum maju, belum canggih Islam didalam kitab sucinya, Alqur'an telah menjelaskan terlebih dahulu.

Masih Ingin KAFIR?. Segeralah bertaubat SEBELUM AJAL MENJEMPUT
Author image
Tentang Penulis

Buhairi Rifqa Moustafid atau biasa dipanggil Taf/Moustafid/Tafid merupakan seorang mahasiswa Jurusan Perikanan dengan program studi Budidaya Perikanan Universitas Gadjah Mada. Saya merupakan orang yang masih perlu banyak belajar untuk menambah wawasan kepenulisan dan artikulasi terutama dalam bidang perikanan. Semoga tulisan - tulisan dalam blog ini bermanfaat dan dapat membuka cakrawala pembaca seputar dunia perikanan, pertanian dan kawan - kawannya. Jika ada kritik, saran, pesan, salah dan tulisan yang tidak berkenan dapat anda sampaikan melalui pesan sosial media yang tercantum. Jazakallahu khoiron katsir.

Follow me on:

0 komentar:

Post a Comment

www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net