Jurnal Laporan Praktikum Ekologi Perairan Acara EKOSISTEM DANAU



CO2 dalam air meskipun sangat mudah larut dalam air tetapi umumnya berada dalam keadaan terikat dengan air yang membentuk asam karbonat (H2CO3). Keterikatan CO2 dalam air dalam bentuk H2CO3 sangat dipengaruhi oleh nilai pH air. Pada pH Air yang rendah (pH = 4) karbondioksida berada dalam keadaan terlarut, pada pH antara 7 – 10 semua karbondioksida dalam bentuk ion HCO3־, sedangkan pada pH sekitar 11 karbondioksida dijumpai dalam bentuk ion CO32- , sehingga dalam 16 keadaan basa akan menyebabkan peningkatan ion karbonat dan bikarbonat dalam perairan. Kandungan CO2 bebas memang sangat berkaitan erat dengan pH dan alkalinitas. Pada pH kurang dari 5 alkalinitasnya dapat tidak terdeteksi. Semakin tinggi nilai pH semakin tinggi pula nilai alkalinitasnya dan semakin rendah kandungan CO2 bebasnya (Goldman & Horne 1983). Untuk kandungan CO2 bebas dari ke-3 stasiun pengamatan didapatkan data 0; 12,9; 4. Karbondioksida dalam perairan sangat dibutuhkan terutama oleh tumbuhan - tumbuhan air termasuk algae untuk fotosistesis. Ada perbedaan mendasar antara fotosintesis yang berlangsung pada tumbuhan aquatik dengan

SEBELUMNYA                              SELANJUTNYA

No comments:

Post a Comment