Jurnal Laporan Praktikum Ekologi Perairan Acara ESTIMASI POPULASI GASTROPODA DAN MAKROBENTOS

(ml), f merupakan faktor koreksi kalium permanganat (diperoleh dari standar). Untuk perhitungan 1 ml 0,01 N kalium permanganat bernilai 0,3163 mg bahan organik.

HASIL DAN PEMBAHASAN
Estimasi Populasi Makrobentos dan Gastropoda, 1 Maret 2016 dari 3 stasiun pengamatan yang berbeda. Didapatkan hasil seperti pada table berikut:
No
Parameter
Stasiun 1
Stasiun 2
Stasiun 3
1
Densitas Makrobentos (indv/M²)
159
275
356
2
Diversitas Makrobentos
1,814536
2,042803
0,4925
3
Densitas Gastropoda (indv/M²)
27
145
173
Stasiun dua terletak di bagian tengah sungai. Berada di dekat ring road utara. Pada stasiun dua pepohonan tumbuh dan tanaman hijau pun subur. Banyak pohon pisang dan pohon sukun tumbuh disekitar sungai pada stasiun dua. Beberapa juga ada pohon singkong pepaya, mengkudu dan bambu. Rumput liar sangat subur lumbuh dari tepian sungai sampai meluas kesekitarnya. Tanaman ini tumbuh dikarenakan air yang terus mengalir sehingga memberikan nutrisi bagi tanah disekitarnya.
Untuk stasiun satu lebih didominasi oleh pohon bambu. Banyak pohon bambu yang tumbuh dan sangat lebat. Semak belukar atau rerumputan juga subur tumbuh disekitar sungai. Untuk stasiun tiga juga sama seperti stasiun satu. Area sekitar ditumbuhi banyak pohon bambu, semak belukar dan pohon pisang. Tanaman – tanaman ini tumbuh disekitar sungai karena tanah disekitar sungai memiliki nutrisi yang cukup dan mengandung banyak unsur hara yang baik. 
Pada grafik diatas terlihat bahwa kerapatan makrobentos naik dari stasiun satu hingga stasiun tiga. Kerapatan terbaik ada distasiun tiga. Ini dapat terjadi karena aliran air yang begitu deras membawa banyak makrobentos dan gastropoda ke hilir sungai. Derasnya arus terletak pada stasiun satu dan arus menjadi pelan ketika berada di stasiun dua. Setelah itu arus menjadi lebih deras bahkan lebiih deras dari stasiun satu. Karena itulah makrobentos.
SEBELUMNYA                              SELANJUTNYA

No comments:

Post a Comment