.showpageArea a { text-decoration:underline; } .showpageNum a { text-decoration:none; border: 1px solid #cccccc; margin:0 3px; padding:3px; } .showpageNum a:hover { border: 1px solid #cccccc; background-color:#cccccc; } .showpagePoint { color:#333; text-decoration:none; border: 1px solid #cccccc; background: #cccccc; margin:0 3px; padding:3px; } .showpageOf { text-decoration:none; padding:3px; margin: 0 3px 0 0; } .showpage a { text-decoration:none; border: 1px solid #cccccc; padding:3px; } .showpage a:hover { text-decoration:none; } .showpageNum a:link,.showpage a:link { text-decoration:none; color:#333333; }

Mengapa Bukan Planet Laut?

Sumber: Yukcus.com
Tafshare.com - Sebelumnya kita telah mempelajari Nama Lokal dan Ilmiah Spesies Ikan Manyung Beserta Penemu dan Deskripsinya. Sekarang kita akan membahas sebuah pertanyaan yang cukup unik, yakni seputar laut dan bumi. Telah lama kita mengetahui bahwa planet yang kita tinggali bernama Bumi. Tapi, jika kita perhatikan 70% dari planet kita adalah air. Kandungan air yang ada di bumi ini 97% adalah air asin dan 3% air tawar. Sehingga dapat kita simpulkan bahwa Air asin atau biasa kita kenal air laut menjadi bagian terbanyak yang menutupi planet kita. Lalu, mengapa tidak diberi nama planet Laut?.

Tidak dapat dipungkiri bahwa setiap orang yang terlahir didunia ini tidak mengenal lautan. Orang dewasa bahkan anak - anak pasti mengenal lautan, setidaknya hanya mendengar namanya. Meskipun begitu, apakah benar kita sudah mengenal lautan dengan baik?. Apakah kita hanya sebatas mengenal laut adalah tempat berisi air yang banyak dan ada yang hidup didalamnya?. Bagi yang sudah mendapatkan penjelasan lebih lanjut mengenai lautan, dapat menjadikan tulisan ini sebagai refresher.

Kita mengetahui secara topografi, planet yang kita tinggali 71% adalah air. Planet yang juga disebut planet biru, merupakan gambaran dari warna biru yang terpantul karena spektrum cahaya yang diserap oleh air. Hasil warna biru merupakan gambaran dari warna air laut dan sedikit dari warna yang didarat. Lalu, pertanyaannya adalah mengapa planet kita di beri nama Bumi?. Mengapa bukan planet laut?. Bagi pembaca yang mengetahui jawabannya silahkan isi di kolom komentar untuk di publish dalam artikel.
Author image
Tentang Penulis

Buhairi Rifqa Moustafid atau biasa dipanggil Taf/Moustafid/Tafid merupakan seorang mahasiswa Jurusan Perikanan dengan program studi Budidaya Perikanan Universitas Gadjah Mada. Saya merupakan orang yang masih perlu banyak belajar untuk menambah wawasan kepenulisan dan artikulasi terutama dalam bidang perikanan. Semoga tulisan - tulisan dalam blog ini bermanfaat dan dapat membuka cakrawala pembaca seputar dunia perikanan, pertanian dan kawan - kawannya. Jika ada kritik, saran, pesan, salah dan tulisan yang tidak berkenan dapat anda sampaikan melalui pesan sosial media yang tercantum. Jazakallahu khoiron katsir.

Follow me on:

0 komentar:

Post a Comment

www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net