KTI: Optimalisasi Arang Kayu untuk Menurunkan Kadar Kafein pada Kopi


D.  Cara Kerja

Pada pengerjaan penelitian ini, dibagi menjadi beberapa tahapan berikut:

1)   Penelitian dilakukan pada tempat dengan suhu normal
2)   Penelitian dimulai dengan menyiapkan semua bahan dan alat yang dibutuhkan,
3)    2 gelas akan di gunakan untuk percobaan, yaitu gelas A dan B, yang  masing-masing gelas akan di uji coba pada tiap manusia yang berbeda
4)   Penelitian ini di lakukan pada saat objek sedang mengantuk dan beberapa menit setelah olahraga
5)   Pada gelas A arang di celupkan dengan tenggang waktu tertentu satu sama lain. Gelas B kopi di tunggu dengan waktu tenggang yang sama dengan gelas A.

E.   Pengamatan
Pada bagian ini kami peneliti mengamati apabila objek sedang mengantuk dan kelelahan atau beberapa menit setelah olahraga, lalu membandingkan antara gelas A dan B.
Gelas A
Lama Celup
Kondisi Objek Sebelum Minum
Kondisi Objek Setelah Minum
Penyerapan Kafein
5 menit
Mengantuk
Tidak mengantuk
10 %
10 menit
Mengantuk
Agak  tidak mengantuk
15 – 20 %
15 menit
Kelelahan
Terasa masih masih lelah
30 %
20 menit
Kelelahan  
Tetap lelah
40    %

Gelas B
Lama tunggu
Kondisi objek sebelum minum
Kondisi objek setelah minum
Penyerapan kafein
5 menit
Mengantuk
Tidak mengantuk
0
10 menit
Mengantuk
Tidak mengantuk
0
15 menit
Lelah
Kembali semangat
0
20 menit
Lelah
Kembali semangat
0

F.   Pengambilan Data

Dengan memperhatikan takaran kopi arang yang dibandingkan dengan kopi tanpa arang yang akan diteliti kemudian Hasil masing-masing di tuliskan, lalu dicari perbandingannya sehingga ditemukan pengaruh arang aktif pada kopi.

SEBELUMNYA          SELANJUTNYA

No comments:

Post a Comment