KTI: Optimalisasi Arang Kayu untuk Menurunkan Kadar Kafein pada Kopi



BAB I
PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG
Banyak hal yang terjadi pada penggunaan arang, seperti penggunaan arang sebagai bahan untuk sate, alat bakar, penyedap Kopi atau bahkan ada yang mengatakan dapat di jadikan sebagai obat. Seperti pengalaman penulis, banyak tempat – tempat makan yang menyediakan Kopi yang dicampur dengan arang. Sebagai contohnya “kopi joss” yang ada di dekat tugu jogja.
Hingga kini penyebaran penjual Kopi yang dicampur dengan arang sudah sangat banyak dan bahkan hampir di setiap sudut kota sudah ada. Banyak yang mengatakan dapat dijadikan sebagai obat serta sebagai pengharum Kopi. Adapun pernyataan ekstrim dari semua itu ada yang mengatakan bahwa arang merupakan salah satu penyebab kanker atau penyakit–penyakit yang lain. Semua pernyataan tersebut belum pernah penulis menemukan bukti nyata atau bukti ilmiah. Tentu saja hal ini membuat masyarakat terutama penulis menyimpan banyak pertanyaan seputar pernyataan – pernyataan tersebut.
Upaya untuk mencari tahu pernyataan–pernyataan tersebut sangat begitu minim. Kebanyakan orang hanya meng-Iya-kan dan mengikuti apa yang dinyatakan. Hal itu penulis mencoba untuk menelaah dan membuktikan kebenaran pernyataan tersebut. Berdasarkan hal tersebut, penulis tertarik untuk menelitinya. Penulis mencoba membuat karya tulis yang berisi semua pernyataan dan bukti dalam karya “Optimalisasi Arang Aktif untuk Menurunkan Kadar Kafein pada Kopi”.

B. RUMUSAN MASALAH
Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah sebagai berikut.
1. Apa itu arang dan Sejarah penggunaan arang?
2. Apa sajakah jenis arang?
3. Sifat kimia atau zat – zat yang terkandung dalam arang aktif?
4. Apa saja dampak atau gejala yang ditimbulkan dari penggunaan arang aktif pada Kopi?


SEBELUMNYA          SELANJUTNYA

No comments:

Post a Comment