.showpageArea a { text-decoration:underline; } .showpageNum a { text-decoration:none; border: 1px solid #cccccc; margin:0 3px; padding:3px; } .showpageNum a:hover { border: 1px solid #cccccc; background-color:#cccccc; } .showpagePoint { color:#333; text-decoration:none; border: 1px solid #cccccc; background: #cccccc; margin:0 3px; padding:3px; } .showpageOf { text-decoration:none; padding:3px; margin: 0 3px 0 0; } .showpage a { text-decoration:none; border: 1px solid #cccccc; padding:3px; } .showpage a:hover { text-decoration:none; } .showpageNum a:link,.showpage a:link { text-decoration:none; color:#333333; }

Pemahaman Seputar Laut #2

Sumber: anneahira.com
Tafshare.com - Pada pembahasan sebelumnya kita telah sampai pada Pemahaman Seputar Laut #1. Kali ini kita masih mendalami seputar laut. Sebelumnya kita telah fmengenal pembagian geografis dan samudera. Sehingga porsi pembagian yang dilakukan FAO hanya ada 3 perikanan samudera. Selain samudera, di lautan juga ada yang dikenal sebagai palung. Bay and Gulf biasa kebanyakan orang menyebutnya.

Bay dan Gulf, keduanya diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia dengan satu kata, Teluk. Bay dan Gulf, ialah laut yang hampir seluruh bagiannya tertutupi atau terlindung oleh daratan. Gulf of Thailand dapat menjadi contoh yang cukup baik untuk memahami istilah Gulf, atau teluk. Belum ada ketentuan internasional sampai saat ini, yang menyatakan ukuran relatif dari Bay atau Gulf. Secara umum berlaku aturan tidak baku, bahkan tidak mengikat, ialah bahwa Gulf mempunyai ukuran yang lebih besar dibandingkan dengan Bay. Contohnya adalah Bay of Bengal yang sebenarnya mempunyai ukuran tidak lebih kecil dari Gulf of Thailand. Namun karena suatu definisi yang bersifat arbitrari (tidak baku), nama Bay of Bengal tidak akan diubah menjadi Gulf of Bengal, dan di Indonesia kita menyebut Teluk Bengali. Sebaliknya Gulf of Thailand juga kita sebut Teluk Thailand. Tomini dan Cendrawasih mungkin merupakan dua teluk yang terbesar di Indonesia. Sesuai definisi, keduanya terlindung oleh daratan.

Berdasarkan kebiasaannya, bagian planet bumi (bukan planet laut) dibedakan menjadi dua belahan. Penyebutan belahan ini menggunakan kata hemisphere. Secara umum pembagiannya ialah belahan bumi utara atau biasa di sebut northern hemisphere dan belahan bumi selatan yang disebut southern hemisphere. Jika planet ini dibelah pada bagian tengah, yaitu di bagian equator, setengah bumi bagian atas disebut northern hemisphere, dan sebaliknya, disebut southern hemisphere. Melalui pembagian ini, dapat dilihat bahwa lebih dari 70% daratan terletak pada belahan bumi utara dan dihuni oleh sekitar 90% penduduk dunia. Sebaliknya, lebih dari 80% belahan bumi selatan ditutupi oleh laut, dan dihuni hanya oleh 10% penduduk dunia. Dengan cara yang sama, planet bumi juga bisa dibedakan menjadi belahan timur (eastern hemisphere) dan barat (western hemisphere). Namun sangat jarang ditemukan pemisahan ini pada naskah ilmiah untuk tujuan yang spesifik.

Referensi
Jurnal Perikanan Ub.ac.id
Author image
Tentang Penulis

Buhairi Rifqa Moustafid atau biasa dipanggil Taf/Moustafid/Tafid merupakan seorang mahasiswa Jurusan Perikanan dengan program studi Budidaya Perikanan Universitas Gadjah Mada. Saya merupakan orang yang masih perlu banyak belajar untuk menambah wawasan kepenulisan dan artikulasi terutama dalam bidang perikanan. Semoga tulisan - tulisan dalam blog ini bermanfaat dan dapat membuka cakrawala pembaca seputar dunia perikanan, pertanian dan kawan - kawannya. Jika ada kritik, saran, pesan, salah dan tulisan yang tidak berkenan dapat anda sampaikan melalui pesan sosial media yang tercantum. Jazakallahu khoiron katsir.

Follow me on:

0 komentar:

Post a Comment

www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net