.showpageArea a { text-decoration:underline; } .showpageNum a { text-decoration:none; border: 1px solid #cccccc; margin:0 3px; padding:3px; } .showpageNum a:hover { border: 1px solid #cccccc; background-color:#cccccc; } .showpagePoint { color:#333; text-decoration:none; border: 1px solid #cccccc; background: #cccccc; margin:0 3px; padding:3px; } .showpageOf { text-decoration:none; padding:3px; margin: 0 3px 0 0; } .showpage a { text-decoration:none; border: 1px solid #cccccc; padding:3px; } .showpage a:hover { text-decoration:none; } .showpageNum a:link,.showpage a:link { text-decoration:none; color:#333333; }

Kekayaan Sumberdaya Perikanan Tangkap Laut Indonesia

Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia. Memiliki panjang garis pantai sejauh 95.181 Km. Indonesia juga memiliki luas hamparan terumbu karang sebesar 85.000 Km persegi. Luasnya lautan negara kita menjadi surga bagi mayoritas ikan yang ada di dunia. Sekitar 20 % dari total ikan laut yang ada di dunia terdapat di perairan Indonesia.
Menurut data yang di sampaikan oleh M. Ghufran (2015) mengenai potensi sumber daya perikanan, Indonesia merupakan negara terbesar kelima penghasil ikan tangkap laut setelah Jepang, RRC, Amerika Selatan dan Korea selatan. Per tahun, produksi ikan yang dihasilkan mampu mencapai 5 juta ton. Meskipun Indonesia memiliki panjang garis pantai terbesar di dunia, pemanfaatan terhadap sumberdaya perikanan tangkap masih sangatlah rendah. Cina yang hanya memiliki panjang garis pantai sebesar 32.000 Km saja dapat memanfaatkan SDI sebesar 48,4% dengan keuntungan sebesar 17,35 miliar dollar AS. Jepang telah memanfaatkan SDI secara merata dengan nilai sebesar 54% atau 21,4 miliar dollar AS.

Baca Juga: Potensi Besar Yang ada Di Dalam Laut Indonesia

Potensi besar inilah yang belum dimanfaatkan dengan maksimal. Jepang, sebagai contoh negara makmur dengan konsumsi ikan mencapai 100Kg/Kapita/tahun. Panjang garis pantai negeri Sakura sejauh 34.386 Km. Dengan panjang garis pantai yang sangat kecil jepang dapat memaksimalkan penangkapan Ikan. Jepang memiliki kurang lebih 3000 pelabuhan perikanan, sedangkan Indonesia hanya memiliki 500 pelabuhan yang seluruhnya telah terbagi menjadi beberapa fungsi tersendiri. Panjang garis pantai negeri sakura hanya sepertiga dari panjang garis pantai Indonesia. Tetapi pelabuhannya 6 kali lipat dari Indonesia. Luar biasa bukan pemanfaatan SDI di Jepang?.

Baca Juga: Potensi Besar Perikanan Indonesia

Di kutip dari laman investasikp.co.id "Potensi lestari sumber daya ikan laut Indonesia sebesar 6,5 juta ton per tahun tersebar di perairan wilayah Indonesia dan perairan Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia (ZEEI) yang terbagi dalam sembilan wilayah perairan utama Indonesia, yakni wilayah perairan Selat Malaka, wilayah perairan Laut Jawa, wilayah perairan Selat Makasar, wilayah perairan Laut Banda, wilayah perairan laut Arafuru, wilayah perairan Teluk Tomini, wilayah perairan Hidia bagian Barat Sumatera, wilayah perairan Hindia bagian Selatan Pulau Jawa dan wilayah perairan Laut Cina Selatan. Dari seluruh potensi sumber daya tersebut, guna menjaga keberlanjutan stok ikan jumlah tangkapan dibatasi jumlahnya, yakni (JTB) sebesar 5,12 juta ton per tahun."

Baca Juga: Sifat - sifat Sumberdaya Perikanan


Disampaikan oleh Ketua Umum Aspitindo Tribuana, beliau mengatakan bahwa "Indonesia memiliki potensi ikan tangkap mencapai 130 juta ton atau setara dengan Rp 2.500 triliun hingga Rp 3.000 triliun per tahun. Namun sayangnya pemerintah hanya mampu memanfaatkan potensi tersebut sebesar 5,9 juta ton atau senilai Rp 90 triliun."

Sungguh kaya bukan potensi perikanan tangkap negara kita?. Luar biasa sungguh kekayaan laut Indonesia. Dengan kekayaan tersebut, jika benar dalam pemanfaatannya dapat di pastikan bahwa negara kita tidak akan miskin, para nelayan dan desa pesisir akan hidup sejahtera.

Apakah kita akan tetap terus membiarkan sektor kelautan untuk asing atau untuk kesejahteraan masyarakat Indonesia?

Hidup Perikanan Indonesia!!!
Author image
Tentang Penulis

Buhairi Rifqa Moustafid atau biasa dipanggil Taf/Moustafid/Tafid merupakan seorang mahasiswa Jurusan Perikanan dengan program studi Budidaya Perikanan Universitas Gadjah Mada. Saya merupakan orang yang masih perlu banyak belajar untuk menambah wawasan kepenulisan dan artikulasi terutama dalam bidang perikanan. Semoga tulisan - tulisan dalam blog ini bermanfaat dan dapat membuka cakrawala pembaca seputar dunia perikanan, pertanian dan kawan - kawannya. Jika ada kritik, saran, pesan, salah dan tulisan yang tidak berkenan dapat anda sampaikan melalui pesan sosial media yang tercantum. Jazakallahu khoiron katsir.

Follow me on:

0 komentar:

Post a Comment

www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net