.showpageArea a { text-decoration:underline; } .showpageNum a { text-decoration:none; border: 1px solid #cccccc; margin:0 3px; padding:3px; } .showpageNum a:hover { border: 1px solid #cccccc; background-color:#cccccc; } .showpagePoint { color:#333; text-decoration:none; border: 1px solid #cccccc; background: #cccccc; margin:0 3px; padding:3px; } .showpageOf { text-decoration:none; padding:3px; margin: 0 3px 0 0; } .showpage a { text-decoration:none; border: 1px solid #cccccc; padding:3px; } .showpage a:hover { text-decoration:none; } .showpageNum a:link,.showpage a:link { text-decoration:none; color:#333333; }

Pengetahuan Dasar Kimia Perairan

Sebelumnya kita telah mengenal sedikit mengenai Sektor Usaha Kelautan, Pesisir dan Pulau Kecil. Kali ini kita akan sedikit berkutat pada sebuah parameter yang ada di air. Air merupakan sebuah medium yang digunakan sebagai tempat tinggal ikan dan sejenisnya. Air memiliki karakteristik yang unik. Berbeda dengan gas dan padatan, air merupakan zat yang terletak diantara kedua zat tersebut. Menjadi tempat dimana ikan itu hidup, maka sudah sewajarnya kita mengetahui komponen dari air dan paramter pembatasnya.

Penting bagi kita untuk mengerti parameter yang ada di air. Parameter dalam perairan hakikatnya sama dengan parametr yang lainnya yaitu parameter biologi, kimia dan fisika. Saat ini kita akan sedikit membahas mengenai pengetahuan dasar parameter kimia perairan. Paramter kimia perairan terdiri dari Oksigen terlarut (DO), Karbondioksida bebas (CO2), Alkalinitas dan Salinitas.

Dissolve Oxygen
Oksigen merupakan zat yang dibutuhkan oleh seluruh makhluk hidup tak terkecuali organisme perairan. Oksigen menjadi salah satu penentu kualitas lingkungan perairan. Lingungan perairan yang baik dan buruk ditentukan sekali salah satunya oleh kandungan oksigen. Oksigen terlarut merupakan jumlah kadar oksigen yang terkandung dalam air. Oksigen ini dapat dihasilkan oleh organisme perairan atau faktor lingkungan sekitarnya.

CO2 Bebas
Karbondioksida merupakan kerabat dekat oksigen. Karena adanya oksigen menimbulkan terbentuknya O2 begitu sebaliknya. Kadar karbondioksida bebas menjadi parameter penentu perairan yang cukup penting setelah parameter oksigen. Kadar karbondioksida bebas akan sangat merugikan lingkungan perairan karena menekan kandungan Oksigen yang ada. Selain itu banyaknya karbondioksida bebas dapa menimbulkan keracunan pada organise didalamnya jika melewati batas standar CO2 bebas perairan. Adanya kadar karbondioksida bebas juga menjadi zat yang dibutuhkan fitoplankton untuk tetap hidup dan dengan ini terjadi proses pembentukan oksigen dari hasil respirasi.

Alkalinitas
Alkalintas atau biasa disebut sebagai total alkalinitas merupakan total dari unsur - unsur basa yang terkandung dalam perairan. Basa yang terkandung dalam air biasanya berbentuk ion karbonat dan bikarbonat. Biasanya erat hubungannya dengan kandungan kesadahan air.

Salinitas
Salinitas merupakan paramter kimia perairan payau dan laut. Salinitas merupakan kandungan jumlah kadar garam terlarut dalam perairan. Garam dalam perairan berbentuk NaCL. Semakin menuju kedalaman laut maka salinitasnya semakin tinggi.

Parameter tersebut merupakan indikator kimia perarian yang selalu dijadikan acuan untuk menentukan kualitas dari perairan. Kondisi lingkungan perairan yang baik biasanya ditandai dengan nilai paramter sesuai standar optimalnya. Ada beberapa paramter lainnya seperti BOD, Nitrat, Nitrit dan Osthophospat namun sangat jarang digunakan sebagai indikator utama

0 komentar:

Post a Comment

luvne.com ayeey.com cicicookies.com mbepp.com kumpulanrumusnya.com.com tipscantiknya.com