.showpageArea a { text-decoration:underline; } .showpageNum a { text-decoration:none; border: 1px solid #cccccc; margin:0 3px; padding:3px; } .showpageNum a:hover { border: 1px solid #cccccc; background-color:#cccccc; } .showpagePoint { color:#333; text-decoration:none; border: 1px solid #cccccc; background: #cccccc; margin:0 3px; padding:3px; } .showpageOf { text-decoration:none; padding:3px; margin: 0 3px 0 0; } .showpage a { text-decoration:none; border: 1px solid #cccccc; padding:3px; } .showpage a:hover { text-decoration:none; } .showpageNum a:link,.showpage a:link { text-decoration:none; color:#333333; }

Siklus Hidup Unik Ruaya Ikan

Alam ini sangatlah luas. Banyak hal yang jarang kita temui dan bahkan belum kita ketahui secara pasti dan terperinci seperti Ikan. Jika kita pahami, ikan dalam perspektif masyarakat ialah hewan bersirip, tubuh pipih dan semacamnya. Padahal jika mengacu pada undang - undang maka kita mengenal bahwa seluruh hewan yang sebagian atau seluruh hidupnya berada di air ialah Ikan. Ya, sedikit kita mengulas kembali apa itu ikan. Kali ini kita akan mencoba menelaah sesosok ikan unik dalam siklus hidupnya.

Air merupakan salah satu media untuk tempat hidup organisme. Air merupakan salah satu media utama tempat hidup ikan. Dalam air terdapat kandungan parameter pembatas tertentu yang dapat menjadi faktor lingkungan hidup ikan. Dalam artikel sebelumnya yaitu Pengetahuan Dasar Kimia Perairan kita akan menemukan yang namnya salinitas. Salinitas merupakan kandungan ion garam terlarut dalam air. Air yang menjadi tempat media hidup ikan memiliki tiga jenis salinitas yaitu tawar, payau dan laut. Mayoritas ikan hidup pada kondisi mediumnya, jika hidup di air tawar maka tidak akan dapat hidup di air laut begitu sebaliknya. Namun ada beberapa jenis ikan yang memiliki siklus hidup unik sehingga mampu beruaya melewati air tawar, payau dan laut kemudian kembali lagi pada habitatnya.

Siklus unik kehidupan ikan ini disebut sebagai diadromous. Diadromous memiliki arti hidup di dua macam perairan. Baik sebagian besar hidupnya di perairan tawar dan sedikit dari itu di air asin maupun sebaliknya. Siklus diadromous ini terbagi menjadi dua kategori umum yaitu Anadromous dan Katadromous.

Anadromous


Ikan jenis ini menghabiskan waktunya di air laut dan akan melakukan proses pemijahan di air tawar. Sehingga ketika sudah waktunya untuk memijah, ikan - ikan jenis ini akan menuju ke dataran tingggi, melewati sungai bahkan meloncat melewati air terjun demi melakukan proses pemijahan (melestarikan jenisnya). Contoh dari ikan ini ialah Salmon. 

Katadromous
Katadromous merupakan kebalikan dari Anadromous. Ikan jenis ini sebagian besar hidupnya berada di air tawar. Ketika hendak melakukan pemijahan maka ikan ini pergi ke perairan laut dalam dan melakukan proses pemijahan. Setelah itu indukan akan kembali ke air tawar (habitatnya). Contoh dari ikan jenis ini ialah Sidat.

Ikan dengan siklus hidup seperti ini yang masih belum mampu direkasaya. Sehingga budidaya ikan ini hanyalah terbatas pada pembesaran, tidak sampai pada pemijahan dan proses budidaya selanjutnya. Masih terdapat mekanisme unik ini lainnya dan ini diperdalam pada materi Fisiologi Ikan.

0 komentar:

Post a Comment

luvne.com ayeey.com cicicookies.com mbepp.com kumpulanrumusnya.com.com tipscantiknya.com