.showpageArea a { text-decoration:underline; } .showpageNum a { text-decoration:none; border: 1px solid #cccccc; margin:0 3px; padding:3px; } .showpageNum a:hover { border: 1px solid #cccccc; background-color:#cccccc; } .showpagePoint { color:#333; text-decoration:none; border: 1px solid #cccccc; background: #cccccc; margin:0 3px; padding:3px; } .showpageOf { text-decoration:none; padding:3px; margin: 0 3px 0 0; } .showpage a { text-decoration:none; border: 1px solid #cccccc; padding:3px; } .showpage a:hover { text-decoration:none; } .showpageNum a:link,.showpage a:link { text-decoration:none; color:#333333; }

Profil Perusahaan Besar Traveloka.com

Nama Perusahaan: Traveloka Indonesia PT
Diluncurkan: Februari 2012
Negara: Indonesia
Kontak: 02129022131, +65-3157-1471, +60-15-4840-9469, 
Alamat: Grand Slipi Tower Lt. 39 Jl. S. Parman Kav 22-24 Jakarta Barat 11480 Indonesia
Sub Industri: Hospitality, Travel & Tourism
Wilayah operasi: Indonesia Malaysia Thailand Filipina Vietnam Singapura
Tokoh penting: Derianto Kusuma, Ferry Unardi, Albert
Sektor: Perdagangan elektronik, Agen perjalanan online
Karyawan: 400 lebih
Situs web: www.traveloka.com
Status: Aktif
 
Baca Juga: Balapan Renang di IKIP UNY
 
Traveloka merupakan perusahaan yang menyediakan layanan pembanding sekaligus pemesanan tiket pesawat dan hotel dengan fokus perjalanan domestik di Indonesia dan telah melayani hingga mancanegara. Traveloka memiliki basis operasional di Jakarta dan beberapa kantor cabang seperti Singapura dan Malaysia. Traveloka merupakan salah satu perusahaan Startup bisnis yang terbesar dan didirikan oleh anak bangsa.
 
Baca Juga: Video Youtube Pertama Tembus 15000 Viewer
 
Perusahaan ini didirikan oleh Ferry Unardi yang dibersamai oleh Derianto Kusuma dan Albert teman kuliahnya. Menurut Qerja.com para pekerja disini digaji minimal 4 juta per bulannya. Gaji tertinggi dipegang oleh bagian Senior Product Manager sebesar 47,5 juta. Gaji ini pantas didapatkan mengingat biaya hidup yang tidak mencukupi jika sekedar 3 juta saja. Ada 47 posisi yang dapat teman - teman ambil jika mendaftar kerja di Traveloka. Tertarik untuk mencobanya?
 
Baca Juga: Inilah Game Terbaru Super Mario Bros 3

Apa Itu Start Up Bisnis?

Baru - baru ini jika teman - teman sadari, sangat banyak event - event baik seminar maupun konferensi yang membahas mengenai start up bisnis. Sebetulnya dunia start up berkembang pada tahun 2000an. Akan tetapi karena munculnya android dan sistem operasi yang lainnya start up semakin di gemari dan akhirnya booming seperti belakangan ini. Dan ini baru penulis sadari ketika kemarin beberapa hari yang lalu mengikuti konferensi Internasional di Kualalumpur yang bertemakan Asia Pacific Future Leader Conference 2016. Ternyata ketika mengikuti seluruh rangkaiannya konferensi ini juga tidak jauh pembahasannya dari CEO dan pengembangan Start Up bisinis. Bahkan sampai dibahas dalam forum konferensi setingkat internasional yang pada saat itu diikuti oleh 150 delegasi se Asia Pasifik.
Baca Juga: Karakter Seseorang Berdasarkan Hari Lahir
Kita tarik kembali pembahasannya diawal. Sebetulnya Apa Itu Start Up Bisnis?. Mengapa menjadi booming dan sangat digemari bahkan dikalangan orang - orang kelas internasional?. Dikutip dari id.techinasia.com "Startup adalah suatu bisnis yang baru berkembang. Namun, bisnis startup ini lebih identik bisnis yang berbau teknologi, web, internet dan yang berhubungan dengan ranah tersebut." Dari pengalaman penulis ketika konferensi, pembahasan Startup lebih identik pada pembuatan aplikasi, web, dan sejenisnya yang dapat memberikan pasif income pada pemiliknya.
Baca Juga: MANTABS, Seorang Pemburu Hantu Menantang Seorang Ustadz
Karena hal inilah startup bisnis sangat digemari diberbagai kalangan. Dikutip dari tempo.co "beberapa karakter umum startup adalah usia perusahaan kurang dari 3 tahun, jumlah pegawai kurang dari 20 orang, Pendapatan kurang dari $ 100 ribu per tahun, masih dalam tahap pengembangan." Banyak keuntungan yang didapat dari memulai bisnis startup antara lain ialah mendapatkan pasif income, pasar yang sangat luas, meminimalisasi kerugian dan efisien dalam menjalankan dan memasarkannya. Sebetulnya masih banyak lagi keuntungan yang lainnya tapi setidaknya itu sudah mewakili sebagian yang lain.
Baca Juga: Kekuasaan Sang Maha Agung Akan Alam Raya
Bisnis ini terus berkembang pesat, ditambah adanya perkembangan sistem operasi seperti android dan yang lainnya yang ikut mendukung berkembangnya bisnis ini. Tertarik teman - teman untuk mencobanya?
Baca Juga: Kompasiana.com Memang Sangat Membantu Menaikan Viewer Youtube

Kegiatan Baksos IKMMMASSSITA 2012/2013: IMB part 4 #Reshare4

Kegiatan Baksos IKMMMASSSITA 2012/2013: IMB part 4 - Masih bersama Tafshare. Kali ini Tafshare akan melanjutkan bagian ke - 4 dari Ikmmmasssita.

SELAMAT MENIKMATI

"KITA KEBANYAKAN MANUSIA HANYA TAHU BAGAIMANA MELAKUKAN SESUATU UNTUK DIRI SENDIRI MELALUI ORANG LAIN"

Komoditas Penting Perikanan Tangkap Konsumsi #1

Sumber: bintangtauladan.files.wordpress.com
Indonesia sebagai negara dengan luas wilayah perairan terbesar pastinya menyimpan berbagai sumberdaya alam yang cukup melimpah. Baik sumberdaya alam konsumsi atau non konsumsi. Wilayah perairan yang cukup luas menyimpan berbagai macam kehidupan didalamnya. Karena luasnya perairan negara kita, jenis - jenis perikanan di Indonesia pun cukup beragam dan kaya akan spesies jenis ikan. Beragamnya jenis ikan menjadi keuntungan tersendiri bagi negeri ini terutama dalam masalah konsumsi ikan. Meskipun Indonesia masih rendah dalam konsumsi ikan, akan tetapi penangkapan dan aktivitas ekspor impor ikan terus berjalan karena banyaknya jenis ikan yang ditangkap.

Beragamnya jenis ikan yang ada di Indonesia menjadikan konsumsi ikan yang cukup beragam. Banyaknya pilihan membuat beberapa jenis ikan termasuk kedalam komoditas penting dan mahal untuk dicari dan menimbulkan jenis yang lainnya murah dan mudah untuk dicari. Berikut ini merupakan jenis ikan yang termasuk dalam komoditas penting perikanan tangkap ikan konsumsi di Indonesia.
Baca Juga: Pengalaman Wisata Alam yang Menakjubkan
Tuna Sirip Kuning (Thunnus albacares)
Ikan ini biasa disebut dengan madidihang, Yellowfin Tuna (inggris) atau albakor/albacore (Prancis & Spanyol). Ikan ini merupakan salah satu dari jenis tuna yang berukuran cukup besar. Ikan ini merupakan penghuni zona epipelagik dan  dan pengembara lautan. Lautan yang dilaluinya meliputi laut tropik dan ugahari diseluruh dunia. Madidihang ditemukan di seluruh perairan tropis dan ugahari dunia di antara garis lintang 40° LU dan 40° LS. Ikan ini merupakan komoditas nelayan yang penting karena harga jualnya yang sangat tinggi.

Harga 1kg ikan tuna sirip kuning mencapai 1,2 Juta rupiah. Bobot rata - rata yang ditangkap di lautan lepas berkisar antara 50kg - 150kg. Dalam sebuah penelitian dan literatur ukuran madidihang yang tertangkap mencapai ukuran 200kg. Meskipun ikan ini merupakan penghuni zona termoklin, 100m ke atas. Akan tetapi dalam sebuah penelitian yang dilakukan di samudera hindia, ikan ini dapat mencapat kedalaman 578 m, 982 m dan yang paling ekstrem hingga 1.160 m. Terbayang bukan dengan harga fantastis dan usaha menangkap yang cukup keras.
Baca Juga: Cara Mudah Mengunci Local Disk Komputer
Tuna Sirip Biru Selatan (Thunnus maccoyii)
Selanjutnya ada ikan tuna sirip biru selatan. Spesies ikan ini masih saudara dengan tuna sirip kuning. Ikan tuna sirip biru selatan memiliki ukran yang lebih besar dari madidihang. Ikan ini merupakan ikan pelagis dan hidup diatas zona termoklin seperti yellowfin tuna. Tuna sirip biru selatan dapat ditemukan di belahan selatan samudra dunia antara Lintang 30°LS dan 50°LS, hingga 60°LS. Ikan ini dapat mencapai panjang 25 m (82 ft) dan berat mencapai 260 kg (570 lb), daerah sebaran ikan ini terdapat baik di perairan laut lepas ataupun sekitar pesisir. Dipasar lelang jepang satu ekor ikan Tuna jenis sirip biru (bluefin) seberat lebih dari 200kg bisa mencapai 1 Miliar/ekor bahkan bisa jauh diatasnya. Cukup fantastis bukan?

Tuna Sirip Biru Pasifik (Thunnus orientalis)
Ikan ini merupakan kerabat dekat Tuna sirip biru selatan. Spesies ini merupakan tuna sirip biru predator yang ditemukan secara luas di kawasan Samudra Pasifik utara. Akan tetapi dalam beberapa kasus, berdasarkan catatan migrasi satwa diketahui ikan ini kadang - kadang mencapai Pasifik Selatan. Ikan ini dapat mencapai ukuran panjang 3 m (9.8 ft) dan berat mencapai 450 kg (990 lb). Belum banyak yang diketahui mengenai jenis ikan Tuna ini, akan tetapi dalam perdagangan ikan ini merupakan ikan komersil yang cukup mahal. Bahkan dalam beberapa kesempatan ikan ini jauh lebih mahal dari Tuna sirip biru selatan.
Baca Juga: Sifat Seseorang Berdasarkan Golongan Darah
Tuna Mata Besar (Thunnus obesus)
Ikan masih satu kerabat dekat dngan tuna - tuna diatas. Ikan ini di beberapa tempat memiliki namanya tersendiri yaitu tuna mata lebar, tuna mata belo, sisiak bonta, bet, jabrig, bungkulis, atau kadang disebut tuna saja. Panjang tubuh tuna mata besar dapat mencapai 236 cm (FL, fork length), namun umumnya berkisar antara 60 – 180 cm. Bobot dari ikan ini dapat mencapai 200kg. Rata - rata untuk penangkapan dari berat ikan ini antara 50kg - 200kg. Ikan ini merupakan salah satu sasaran utama dalam penangkapan. Harga dari ikan ini juga tidak jauh beda dengan ikan tuna yang lainnya.

Kegiatan Baksos IKMMMASSSITA 2012/2013: IMB part 3 #Reshare3

Kegiatan Baksos IKMMMASSSITA 2012/2013: IMB part 3 - Kembali lagi dengan Tafshare. Kesempatan kali ini Tafshare akan melanjutkan mengenai IKMMMASSSITA. Kegiatan baksos Ikma akan di dokumentasikan semuanya. Bahkan sempat media seperti Koran pernah meliput kegiatan Ikmmmasssita. Seperti Go Green pada periode 2012/2013 dan juga sunatan massal pada periode 2013/2014. Ikma akan selalu berjaya pada "masanya" nanti

Oke semoga cukup membuka, mari kita saksikan kegiatan IKMMMASSSITA part 3.
SELAMAT MENIKMATI
"KITA HIDUP DENGAN MASA LALU YANG MENYEDIHKAN DAN MENGGEMBIRAKAN"

Sisi Kelemahan Perikanan Tangkap (Laut) #3

5. Tidak dapat Sepenuhnya Mengontrol Hasil Tangkapan
Perikanan tangkap memang sektor yang perlu dikembangkan, dimaksimalkan potensinya dan tetap dilestarikan sesuai dengan maximum sustainable yield (MSY) yang telah disepakati bersama. Dalam dunia perikanan tangkap juga melihat hasil apa yang akan di tangkap. Penentuan hasil ini akan menentukan berapa keuntungannya, berapa kapasitas kapal yang dipakai, biaya transportasi yang dihabiskan dan pangsa pasar. Akan tetapi, kontrol hasil penangkapan tidak dapat sepenuhnya dapat diterapkan. Pada hasil tangkapan utama, kemungkinan besar ada by catch-nya. Dan hasil tangkapan samping (by catch) ini terkadang merupakan ikan - ikan yang dilindungi oleh undang - undang nasional atau bahkan PBB. Meskipun alat tangkap telah disesuaikan dengan target tangkapan, telah menentukan Fishing ground-nya dan telah menyesuaikan dengan attitude ikan target tangkapan tetap saja kontrol hasil tangkapan perikanan tangkap akan sulit dilakukan. Ini menjadi kelemahan tersendiri bagi perikanan tangkap tapi disisi lain juga menjadi keuntungan tersendiri bagi pelaku perikanan tangkap.
Dipersulit birokrasi

Birokrasi juga turut andil mempersulit nelayan dalam hal perijinan. Sangat disayangkan dalam pengurusan perizinan kapal dipersulit dan terjadi diskriminasi. Berbelitnya prosedur perijinan cenderung memperlakukan nelayan sebagai "sapi perahan". Administrator Pelabuhan di bawah Kementerian Perhubungan mewajibkan kapal nelayan memiliki surat ukur kapal, pas tahunan, sertifikat kelaikan dan pengawakan. Akan tetapi tidak semua lokasi tempat pendaratan ikan dilengkapi fasilitas tersebut, sehingga nelayan bersama kapalnya harus menempuh ratusan kilometer dengan biaya tidak sedikit untuk mendapatkan sertifikat laik laut. Biaya ini belum termasuk ongkos administrasi pengurusan diluar ketentuan yang besarnya mencapai puluhan kali lipat. Sementara Kementerian Kelautan dan Perikanan mewajibkan pula kapal nelayan mengantongi Surat Ijin Usaha Perikanan (SIUP), ijin penangkapan (SIPI) Surat Izin Pengangkutan Ikan (SIKPI) agar kapal tidak ditangkap saat melaut karena dianggap ilegal.

Baca Juga: Biodata Lengkap Uzumaki Naruto dan Keterangannya

Pada setiap tanggal 6 April diperingati sebagai Hari Nelayan Nasional. Perlu dicatat bahwa di negeri bahari ini profesi nelayan semakin tidak diminati karena sarat ketidak pastian dan kental nuansa kemiskinan bahkan dibawah kategori miskin. Warisan budaya bahari yang menjadi entitas bangsa Indonesia sejak zaman keemasan Sriwijaya dan Majapahit, lambat laun memudar sinarnya dan nyaris tenggelam bukan oleh ganasnya gelombang. Kebijakan pemerintah yang setengah hati memihak masyarakat pesisir menjadi salah satu faktor terpuruknya budaya bahari. Nelayan diteror isu kenaikan BBM, harga sembako, pencemaran laut, konflik, perusakan ekosistim pesisir, impor ikan dan cuaca ekstrim serta maraknya illegal fishing. Perlahan tetapi pasti kondisi itu menggerus kehidupan nelayan yang seharusnya layak dihargai karena setia menekuni kearifan budaya bahari

SEBELUMNYA                           AWAL

Referensi:
Opini Bisnis Indonesia 10 Maret 2012 dan Kompas 11 Maret 2012
Pengelolaan Perikanan Indonesia karya M. Ghufran H. Kordi K.
https://okilukito.wordpress.com/2012/04/11/jangan-lagi-sakiti-nelayan/

Sisi Kelemahan Perikanan Tangkap (Laut) #2

3. Biaya yang Mahal
Baca Juga: Apa itu Tankōbon?
Ya, biaya. Biaya selalu menjadi permasalahan utama dalam semua lini aktivitas manusia. Permasalahan biaya ini juga menjadi faktor utama dalam Perikanan Tangkap. Keperluan yang banyak dalam melakukan pelayaran membutuhkan pengeluaran yang tidak sedikit. Dengan biaya operasional seperti solar, es curah, ransum dan lainnya serta resiko kecelakaan laut, hasil jualan dari ‘berburu’ ikan belum tentu menutup semua pengorbanan yang ada. Biaya melaut kapal dengan menggunakan marine engine 173 PK memerlukan Rp 40-60 juta, sedangkan hasilnya bisa mencapai Rp 80 juta. Kelompok nelayan yang mayoritas kurang mampu harus menggandeng mitra memodali usaha melaut. Sistim keuntungannya pun diterapkan bagi hasil dengan pemilik modal, sisanya dibagi dengan Anak Buah Kapal (ABK). Dikwatirkan jika hasil tangkapan tidak mampu menutupi biaya operasional, maka hal itu akan menjadi beban kelompok. Ironisnya jika telah terjadi hutang dan tidak mendapatkan keuntungan yang mampu menutupi hutang tersebut, maka aset terpenting -Kapal, alat tangkap dsj- akan di sita sebagai ganti dari hutang kelompok tersebut.

4. Ketidakpastian Hasil
Baca Juga: Kelebihan Pemanfaatan Sektor Perikanan Tangkap #2
Dalam bidang perikanan tangkap hasil merupakan suatu ketidakpastian. Siapa yang akan mengetahui hasil yang di dapat ketika melakukan penangkapan di laut?. Siapa yang mengetahui apa yang akan tertangkap di dalam perairan yang sangat luas?. Tidak ada yang tahu bahkan Fishing master sekalipun. Fishing master hanya memperkirakan dimana tempat ikan berada. Tanda - tanda alam seperti air yang bergerak, riak, burung - burung yang menggerombol juga hanya menandakan saja bahwa ikan ada di sekitar sana. Akan tetapi untuk kepastian hasil yang di dapat tidak dapat di tentukan. Hal inilah yang menjadikan Challenge tersendiri bagi perikanan tangkap. Meskipun banyak by catch yang juga biasa di dapat, akan tetapi kKetidakpastian ini membuat sebagian besar dari pelaku perikanan tangkap was - was. Apakah hasil yang di dapat akan menguntungkan atau justru sebaliknya?.

Baca Juga: Definisi - definisi Dalam Perikanan Bagian 2

SEBELUMNYA                  SELANJUTNYA

Sisi Kelemahan Perikanan Tangkap (Laut) #1

Lautan Indonesia yang sangat luas menjadikan sektor perikanan salah satu pondasi ekonomi utama. Sektor perikanan yang masih terus di manfaatkan adalah perikanan tangkap. Meskipun masih ada alternatif dalam memanfaatkan sumberdaya perairan yaitu perikanan budidaya akan tetapi hal ini masih sulit di lakukan karena minimnya ilmu akan budidaya perikanan laut.

Baca Juga: Apa itu manga?

Pemanfaatan perikanan tangkap memang memberikan prospek yang cukup besar. Selain karena sumberdaya perairannya yang sangat luas, tidak adanya kontrol dan pengawasan intens dari manusia menjadi keuntungan tersendiri. Akan tetapi meskipun banyak keuntungan dalam memanfaatkannya, perikanan tangkap juga memberikan kelemahannya tersendiri.

1. Regulasi yang Rumit
Dalam memanfaatkan sumberdaya perikanan tidak lekang dari adanya regulasi. Sektor perikanan tangkap laut memiliki regulasi yang cukup kuat, ketat dan terhitung njlimet. Mengapa? Karena aktivitas yang dilakukan berada di zona bahaya, zona perbatasan, zona lepas pantai dan zona luar yang sulit terpantau. Regulasi yang sangat berat inilah yang membuat masyarakat kita sulit dalam melakukan aktivitas penangkapan ikan. Sehingga masyarakat kita sedikit malas dan enggan dalam melakukan aktivitas penangkapan ikan karena harus mengurus ini itu dan sebagainya. Dengan regulasi ini pula di tetapkannya batas - batas wilayah dibolehkannya melakukan penangkapan ikan untuk masing - masing daerah. Dengan begitu pembagian wilayah di negeri kita ini juga tidak di perbolehkan saling menangkap jatah perikanan masing - masing daerah. Seperti nelayan gunung kidul dilarang menangkap di wilayah cilacap, nelayan karimun jawa di larang melakukan penangkapan di sumatera dan sebagainya. Regulasi ini juga menentukan komoditas ikan apa yang di perbolehkan untuk ditangkap dan dilarang untuk ditangkap. Akan tetapi hal ini menjadi kendala tersendiri baik untuk penentu regulasi dan pelaku penagkapan ikan.

2. Telah Optimum
Baca Juga: Nama Lokal dan Ilmiah Spesies Ikan Manyung Beserta Penemu dan Deskripsinya #2
Banyak masyarakat kita yang enggan dalam melakukan aktivitas penangkapan ikan karena rumitnya regulasi untuk melakukan aktivitas penangkapan ikan. Meskipun begitu, kondisi perikanan kita telah termanfaatkan dengan baik bahkan mencapai optimum. Estimasi perikanan tangkap negara indonesia mencapai 7 juta ton/tahun. Dengan angka MSY 6 juta ton/tahun dan Total Allowable Catcth sebesar 5 juta/tahun. Pemanfaatan perikanan tangkap tiap tahunnya mencapai 6,5 juta ton/tahun. Sehingga pemanfaatan perikanan kita telah melebihi kapasitas yang diperbolehkan untuk melakukan penangkapan. Di beberapa daerah negara kita bahkan telah terjadi over fishing. Hal ini terbukti dengan semakin mengecilnya hasil tangkapan dan boomingnya beberapa spesies yang berada di rantai makanan ke-2 atau ke-3. Misalkan seperti ubur - ubur yang di beberapa tempat malah menjadi komoditas penting dan merupakan hasil tangkapan utama. Ini mengindikasikan pemangsa di tingkat selanjutnya sudah mulai berkurang dan belum dapat memulihkan populasinya.

AKHIR                              SELANJUTNYA

Kelebihan Pemanfaatan Sektor Perikanan Tangkap #2


3. Membangkitkan Industri Hulu - Hilir
 
Baca Juga: Apa itu Anime?
Industri perikanan menjadi sektor terpenting di bidang pemanfaatan sumberdaya perairan. Aktifnya perikanan tangkap memberikan supply yang cukup besar bagi jalannya industri dari hulu hingga hilir. Dengan adanya komoditas ikan yang di tangkap oleh nelayan maka akan ada pembeli yang memasarkan hasil tangkapan. Dengan adanya pembeli akan ada pengolah hasil tangkapan. Dan begitu seterusnya hingga menjadi produk kemasan dan produk ekspor. Dan ini semua dapat di manfaatkan oleh orang - orang dalam negeri. Jika siklus industri hulu hingga hilir ini dapat di manfaatkan dengan baik oleh bangsa ini, bukan tidak mungkin jika sektor perikanan menjadi pondasi utama keuangan negara. Rakyat tidak akan termiskinkan.


4. Menyerap Tenaga Kerja
Baca Juga: Nama Lokal dan Ilmiah Spesies Ikan Manyung Beserta Penemu dan Deskripsinya #2
Laju industri dari hulu hingga hilir akan menjadi titik awal adanya serapan tenaga kerja. Aktifnya laju industri hulu akan membangjitkan laju hilir yang sangat pesat. Adanya kebutuhan tenaga kerja untuk melakukan pengolahan, pengelolaan, pemasaran dan pendataan akan jalannya industri menjadi kesempatan lapangan kerja bagi pribumi. Para pengangguran dapat memiliki pekerjaan yang layak dan berkelas. Sehingga lapangan kerja terus terbuka dan menyerap tenaga kerja. Ini juga dapat mengurangi maraknya keinginan kerja di luar negeri, TKI/W dan sebagainya. Sehingga masyarakat Indonesia membangun negeri dari dalam negeri untuk negeri bukan menjadi pembantu di negara lain dan menjadikan negara ini sebagai Provider pembantu dunia. Sudah saatnya negeri ini bangkit dengan memanfaatkan seluruh SDM dan SDA yang ada. Salah satunya ialah Industri perikanan.

Baca Juga: Definisi - definisi Dalam Perikanan Bagian 2
Secara garis besar industri perikanan memiliki banyak kelebihan dari pemanfaatan sisi produksinya dan pemanfaatannya. Perikanan yang merupakan sumberdaya terbarukan dengan kapasitas yang sangat besar di perairan Indonesia dapat menjadi pondasi ekonomi negara Indonesia. Pondasi inilah yang dapat menguatkan perekonomian Indonesia di samping dari sumberdaya lain ada.

SEBELUMNYA

Referensi:
Pranata Mangsa karya Suwarman Parto Suwiryo (Dinas Perikanan Yogyakarta, Dosen Perikanan UGM)

Kelebihan Pemanfaatan Sektor Perikanan Tangkap #1

Indonesia merupakan negara dengan luas perairan yang sangat besar. Luas perairan ini menyimpan potensi kekayaan alam yang cukup besar di dalamnya. Potensi tersebut dapat berupa tanah di bawah perairannya, air yang menggenanginya maupun benda - benda yang ada di dalamnya. Semuanya dapat di manfaatkan dan memberikan kebermanfaatan yang cukup besar.

Mendengar kata air, identik dengan organisme yang hidup di dalamnya yaitu ikan. Luasnya perairan negeri kita ini menyimpan potensi besar akan ikan yang hidup didalamnya. Potensi tersebut berupa komoditas perikanan baik ikan maupun non ikan (seaweed, lobster dan sejenisnya). Besarnya potensi tersebut memberikan kelebihan tersendiri dalam pemanfaatan sumberdaya perikanan sektor perikanan tangkap.

Baca Juga: Apa itu Kartun?
 1. Kapasitas Supply yang Sangat Besar
Sumberdaya perikanan lepas, yakni sumberdaya ikan yang tidak di atur oleh manusia, langsung dari alam merupakan potensi sumberdaya alam terbarukan yang sangat besar. Potensi lestari sumberdaya ikan laut Indonesia diperkirakan sebesar 6,4 juta ton per tahun yang tersebar di perairan wilayah Indonesia dan perairan ZEEI (Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia), yang terbagi dalam sembilan wilayah perairan utama Indonesia. Dari seluruh potensi sumberdaya ikan tersebut, jumlah tangkapan yang diperbolehkan (JTB) sebesar 5,12 juta ton per tahun atau sekitar 80 persen dari potensi lestari, dan sudah dimanfaatkan sebesar 4,7 juta ton pada tahun 2004 atau 91.8% dari JTB. Sedangkan dari sisi diversivitas, dari sekitar 28.400 jenis ikan yang ada di dunia, yang ditemukan di perairan Indonesia lebih dari 25.000 jenis.

Kapasitas yang sangat besar ini menjadikan Indonesia seharusnya negara yang cukup kaya dengan penelitian yang maju dan fasilitas yang komplit pada bidang perikanan.
2. Output dapat diekspor, Input berasal dari sumber daya lokal
Output perikanan terutama perikanan tangkap dapat dijual di pasar internasional. Bahkan banyak komoditas perikanan tangkap baik ikan ataupun non ikan berasal dari negeri Indonesia yang tidak di jumpai di negeri lain. Sehingga banyak negara luar yang menjadikan Indonesia sebagai Provider komoditas yang di butuhkan.
Contohnya adalah negara Jepang. Negei dengan daya konsumsi ikan terbesar kedua ini harus mengimpor sidat dari Indonesia. Di negara mereka komoditas ikan sidat sudah habis. Hal ini terjadi karena daya konsumsi tinggi tapi tidak di imbangi dengan daya perkembang biakan ikan. Sehingga terjadi over fishing dan akhirnya habis. Ini juga merupakan kaitan dengan poin pertama diatas.
Input dari perikanan tangkap berasal dari dalam negeri. Banyak nelayan - nelayan kita yang memanfaatkan kesempatan ini. Bahkan orang yang bukan nelayan pun turut andil dalam pemanfaatan sumberdaya perikanan tangkap. Ini akan memberikan dampak positif yang cukup besar dalam menyerap sumberdaya lokal dan perputaran ekonomi perikanan dalam negeri Indonesia.

www.ayeey.com www.resepkuekeringku.com www.desainrumahnya.com www.yayasanbabysitterku.com www.luvne.com www.cicicookies.com www.tipscantiknya.com www.mbepp.com www.kumpulanrumusnya.com www.trikcantik.net